Indonesia Harus Ultimatum Malaysia

JAKARTA, DETIKPOS.net — Ketua DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo menilai, diplomasi yang dilakukan Pemerintah Indonesia terhadap Malaysia terkait berbagai persoalan yang dihadapi oleh kedua negara serumpun itu telah gagal.

"Diplomasi kita sudah gagal," ujar Tjahjo dalam pesan dingkat yang dikirimkannya kepada Kompas.com, Minggu (30/8).

Hubungan Indonesia dengan Malaysia sejak era pemerintahan Presiden Soekarno hingga sekarang, era Reformasi, selalu mengalami pasang surut. Bahkan, Presiden Soekarno pada era 60-an sempat menyatakan akan mengganyang negeri melayu itu.

Saat era Orde Baru, hubungan dua negara tetangga serumpun itu relatif stabil. Namun, pasca-Reformasi, berbagai persoalan kembali mewarnai hubungan kedua negara tersebut. Klaim seni budaya, klaim wilayah, dan masalah penyiksaan tenaga kerja Indonesia yang dilakukan oleh Malaysia merupakan contohnya.

Menghadapi permasalahan itu, Pemerintah Indonesia selama ini cenderung memakai langkah damai atau diplomasi. Namun, langkah damai yang dilakukan Indonesia itu nyatanya tak juga membuat jera Malaysia. Belakangan, Malaysia telah mengklaim tari pendet yang notabene merupakan kesenian yang berasal dari Bali, Indonesia.

Tak hanya itu, rekaman video penyiksaan yang dilakukan oleh aparat kepolisian Malaysia terhadap orang yang diduga TKI belakangan beredar. Hal itu tentu semakin membuat marah masyarakat Indonesia. Menanggapi berbagai permasalahan itu, Tjahjo menilai, Pemerintah Indonesia harus melakukan ultimatum terhadap Malaysia.

Ultimatum ganyang Malaysia seperti yang pernah dilakukan oleh Presiden Soekarno, menurutnya, tepat untuk dilakukan.

Sumber: Kompas.com

Detik Pos Indonesia

Daftar Harga Barang Lainnya



Posted by detik pos dot net on 13:16:00. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0

0 Komentar for Indonesia Harus Ultimatum Malaysia

Leave comment

Selain dengan Akun Facebook, anda juga bisa berkomentar dengan Akun Google.

Komentar yang masuk, tidak mewakili Redaksi DETIKPOS.net, murni tanggung jawab dari pemilik akun komentar.

Terima kasih.

Berita Terbaru

© 2009 - 2012. DETIK POS Group : Blog Berita Indonesia. Support by SimplexDesign Belajar Bisnis Online Gratis. Jump to TOP.