Inul Calon Bupati, Siap Rp 60 M
Politik 08:17:00
Sejumlah ketua PAC (Pengurus Anak Cabang) PKB dengan blakblakan membenarkan berita itu, dan menyebutkan bahwa artis kaya yang akan melirik PKB adalah Inul Daratista untuk maju dalam pilbup Malang –yang dijadwalkan digelar 5 Agustus 2010.
Para ketua PAC mengaku merespons positif munculnya nama Inul dan berjanji bakal mendukung artis asal Kejapanan, Kabupaten Pasuruan, itu jika serius maju pilbup lewat PKB.
Namun, meskipun kabar soal pinangan Inul itu sudah santer dibicarakan para ketua PAC, sikap pengurus PKB Malang justru masih malu-malu kucing. Setiap kali ditanya soal itu, mereka langsung mengunci mulutnya.
Ahmad Budiono, Ketua PAC Wagir, mengaku sudah mendengar kabar tentang Inul. Kabar soal Inul tersebut, kata dia, kini sudah sampai ke telinga para ketua PAC lainnya. Bahkan, para ketua PAC sedang membahasnya, apakah akan menerima atau menolak pinangan artis bernama asli Ainul Rokhimah itu. Hasil komunikasi antarketua PAC secara informal, mereka sepakat untuk menerima Inul.
“Berita itu memang bisa dikatakan masih rahasia karena tak semua orang PKB mendengarnya. Bahkan, ketua PAC saja tak semua tahu, hanya orang tertentu. Namun setelah tahu kalau yang akan mendaftar itu Inul, mereka langsung setuju,” kata Budiono, Selasa (2/3).
PAC-PAC bersemangat mendengar mencuatnya nama Inul, kata Budiono, karena dilandasi beberapa pertimbangan. Di antaranya, sampai kini PKB belum punya jago yang bisa diunggulkan sebagai calon N-1 (sebutan untuk bupati Malang). Karena itu, sodoran nama Inul adalah suatu kejutan yang menarik. Tentu saja, Inul mesti menggandeng calon N-2 (sebutan untuk wakil bupati Malang) dari internal PKB. Nama yang punya kans, di antaranya HM Sanusi, Ketua DPC PKB.
Ketua PAC Kalipare, Ghozali mengatakan, siapapun boleh mendaftar ke PKB untuk calon pilbup. Lebih-lebih jika pendaftar itu seorang artis seperti Inul, yang jelas sudah akrab di telinga masyarakat.
Tampilnya Inul diyakini kalangan PKB Kabupaten Malang bakal dengan mudah mendulang suara pemilih, sehingga kesempatan untuk memenangkan pilbup terbuka lebar bagi PKB. Sebab, Inul tak usah lagi dikenalkan ke masyarakat layaknya calon pendatang baru. Nama Inul sudah tenar sebagai artis dangdut, yang taat beragama.
“Dengan demikian, dengan waktu yang mepet ini, PKB tak usah terlalu ngoyo untuk mengejar ketertinggalan start dengan para calon bupati dari partai-partai lain, yang sudah lama tancap gas,” kata Budiono.
Ia mendengar kabar yang beredar, Inul siap menggerojok dana dalam jumlah besar untuk memenangkan pencalonannya. Disebut-sebut angkanya mencapai Rp 60 miliar.
Agus Salim, Sekretaris DPC PKB Kabupaten Malang, membenarkan berita tentang kemungkinan tampilnya Inul. Namun, menurut dia, itu masih dalam tahap `baru akan` dan belum terjadi.
“Kami belum tahu apakah dia akan mendaftar sebagai N-1 atau N-2. Wong daftar saja belum. Yang penting dia mendaftar dulu. Bagi kami, PKB itu partai terbuka sehingga tak ada larangan bagi orang lain mendaftar, termasuk Inul,” tegas Agus Salim, Selasa (2/3).
Sementara itu, ketika coba dikonfirmasi Surya terkait kabar rencana majunya Inul dalam pilbup Malang, pihak Inul belum bisa berkomentar. Diharapkan, hari ini klarifikasi tentang hal tersebut akan diberikan.
Suami Inul, Adam Suseno memilih tak berkomentar soal pilbup itu dengan alasan,”lebih baik ditanyakan langsung ke yang bersangkutan (Inul, red).”
Adam hanya mengatakan bahwa yang pasti dalam waktu dekat rumah karaoke milik Inul, yakni Inul Vizta, bakal segera beroperasi di Malang.
Jika benar bahwa Inul maju pilbup, maka ada sederet nama artis yang bakal meramaikan pemilihan kepala daerah (pilkada) di Jatim. Di antaranya Ratih Sang (pilkada Ngawi), Emilia Contessa (pilkada Banyuwangi), Maia Estianty (yang sempat disebut-sebut bakal digaet untuk pilkada di Surabaya) serta Inul. [surya]
Blog Berita Indonesia









