Pemimpin Redaksi Majalah Tempo Bantah Tudingan Polri
Warta 07:22:00
DETIKPOS.net - Tempo membantah tudingan Markas Besar Polri terkait kelangkaan majalah Tempo edisi Rekening Gendut Perwira Polisi yang diduga akibat diborong oknum polisi sebagai strategi pemasaran belaka. Menurut Pemimpin Redaksi Tempo Wahyu Muryadi kepada SCTV di Jakarta, Selasa (29/6), media mereka memiliki jumlah pembaca dan pemasang iklan yang loyal sehingga tak perlu menempuh strategi semacam itu.Wahyu menambahkan, tindakan memborong majalah agar langka di pasaran dan tidak bisa dibaca masyarakat merupakan cara-cara lama yang tak pantas di iklim demokrasi masa kini. Langka tersebut juga tidak efektif karena pembaca tetap bisa mengakses laporan Tempo lewat internet di manapun.
Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Edward Aritonang menilai hilangnya majalah Tempo dari pasaran hanya merupakan bagian dari strategi pemasaran pihak tertentu. Polri, tambah Edward, membatah telah memborong Tempo yang memuat laporan rekening miliaran rupiah milik sejumlah perwira polisia agar tidak beredar di masyarakat [baca: Polri: Tempo Hilang Bagian dari Strategi Pemasaran].
Sekadar informasi, majalah Tempo edisi pekan ini menghilang di sejumlah lapan dan agen koran di Jakarta. Di Tangerang, para pedagang eceran koran dan majalah mengakui ada orang yang mencari-cari majalah itu sejak pagi hari dan berniat memborongnya. Bahkan, ada seorang berseragam safari mencari majalah dimaksud dan berniat membeli sebanyak 1.000 eksemplar [baca: Dimana Edisi Tempo Terbaru?].
Di Karawang, Jawa Barat, majalah Tempo banyak dicari konsumen. Menurut para pedagang, majalah Tempo yang biasanya laku satu, kini meningkat menjadi lima. Bahkan, konsumen banyak yang pesan. [l6/ris]
Blog Berita Hari Ini Indonesia Terkini









