Arema Indonesia Siap Pecahkan Rekor Semen Padang



DETIKPOS.net - Arema Indonesia mengusung dua misi saat menjamu Semen Padang dalam lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Minggu (31/10) malam nanti.

Pelatih Kiper Arema, Dwi Sasmianto, mengatakan, misi pertama tim Singo Edan adalah mematahkan rekor Semen Padang yang belum pernah kalah. Tim Kabau Sirah, julukan Semen Padang, menang tiga kali dan seri sekali saat bermain di kandang sendiri, Stadion Haji Agus Salim. Sedangkan pertandingan melawan Arema merupakan pertandingan pertama di luar Padang.

“Kami penasaran juga untuk merasakan kehebatan mereka. Empat kemenangan itu membuktikan mereka tim yang tangguh dan kami siap menghentikan rekor menang yang mereka raih,” kata Dwi.

Semen Padang berbagi angka imbang 1-1 dengan Persipura Jayapura (26 September), kemudian meraih tiga kemenangan beruntun atas Persiwa Wamena 3-0 (30 September), PSPS Pekanbaru 1-0 (23 Oktober), dan Persija Jakarta 1-0 (26 Oktober).

Menurut Dwi, jika berhasil mengalahkan Semen Padang, maka misi kedua lebih mudah diraih. Kemenangan atas Semen Padang membuka peluang bagi Arema menempel pemuncak klasemen, Persipura. Hitungannya, jika menang, Arema membukukan 14 poin dari tujuh pertandingan (tiga kali menang, dua kali seri, kalah satu kali), terpaut dua poin dari Persipura dan satu poin di atas Persija Jakarta.

Itu pun dengan catatan PSM Makassar gagal mengatasi tamunya, Bontang FC, pada laga hari ini. PSM kini di peringkat ketiga dengan 12 poin dari lima pertandingan (empat kali menang, satu kali kalah). Jika PSM menang, maka merekalah yang menempel Persipura dengan poin 16 atau unggul dua poin dari Arema.

Semen Padang sendiri menargetkan minimal seri. Pelatih Nil Maizar menegaskan timnya sangat bertekad menjaga rekor tak terkalahkan. Dari hasil empat pertandingan di kandang, Semen Padang membukukan 10 poin dan berada di peringkat kelima, satu strip di bawah Arema.

“Hasil seri tetap menempatkan kami di papan atas klasemen. Menang tentu menjadi hasil terbaik yang kami inginkan, tapi kami bersikap realistis di kandang Arema. Pokoknya jangan sampai kalah dari Arema,” Maizar menegaskan.

Ia mengimpikan kenangan manis pada 21 Juli 1992 saat mengalahkan Arema 1-0 di final Piala Liga terulang di Stadion Kanjuruhan. Kenangan manis lainnya adalah kemenangan 1-0 atas Arema di Stadion Haji Agus Salam di kompetisi Divisi Utama, 13 Maret 2005.

Namun, selama di Divisi Utama, Arema unggul tiga kali dari empat pertemuan. Kemenangan pada 13 Maret 2005 itu merupakan satu-satunya kemenangan yang dicapai Semen Padang atas Arema. Selebihnya Semen Padang dikalahkan Arema, masing-masing 0-1 (26 Juni 2005), 1-2 (1 April 2006), dan 0-1 (24 Juni 2006).

Peluang seri atau menang sangat terbuka jika Elie Aiboy dan kawan-kawan dapat memanfaatkan absennya empat pilar Arema. Penyerang asal Singapura, Noh Alam Shah, beserta Leonard Tupamahu dan Zulkifly Syukur harus absen karena mengantongi dua kartu kuning. Sedangkan gelandang serang asal Slovakia, Roman Chmelo, harus beristirahat minimal sebulan gara-gara mengalami cidera otot paha.

Namun posisi Semen Padang sebenarnya tidak aman betul. Perolehan 10 poin mereka sama besar dengan poin yang diraih Deltras dan PSPS. Namun, Semen Padang baru bermain empat kali, sedangkan kedua rivalnya itu sudah bermain enam kali sehingga peluang Semen Padang bertahan dan bahkan menuju puncak klasemen sangat terbuka asal tidak kalah dari Arema.

Deltras akan menjalani pertandingan ketujuh pada Minggu ini pula sehingga berpeluang menggusur posisi Semen Padang. Persema Malang pun berpeluang menyepak Semen Padang dari peringat atas jika sukses mengalahkan tamunya, Pelita Jaya, di Stadion Gajayana, Kota Malang, Minggu sore ini. [tempo/ris]

Blog Berita Terbaru Hari Ini Indonesia Terkini

Daftar Harga Barang Lainnya



Posted by detik pos dot net on 12:52:00. Filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0

0 Komentar for Arema Indonesia Siap Pecahkan Rekor Semen Padang

Leave comment

Selain dengan Akun Facebook, anda juga bisa berkomentar dengan Akun Google.

Komentar yang masuk, tidak mewakili Redaksi DETIKPOS.net, murni tanggung jawab dari pemilik akun komentar.

Terima kasih.

Berita Terbaru

© 2009 - 2012. DETIK POS Group : Blog Berita Indonesia. Support by SimplexDesign Belajar Bisnis Online Gratis. Jump to TOP.