Jaga Eksistensi, Koalisi 6 Parpol Lawan PD, Golkar, dan PDIP
Politik 09:36:00

DETIKPOS.net - Enam parpol menengah dan kecil bersekutu di DPR untuk mempertahankan eksistensinya. Mereka akan terus berjuang dalam Pansus Revisi UU Pemilu, demi menjaga eksistensinya.
Enam partai itu adalah PKS, PAN, PKB, PPP, Hanura, dan Gerindra. Mereka akan berjuang keras agar Parliamentary threshold (PT) Pemilu 2014 sebesar 4 persen yang diusulkan pemerintah tidak lolos.
"6 Parpol akan terus berkomunikasi intens untuk itu dan terus membangun komunikasi dengan PDIP,PD, dan Golkar agar ada kompromi yang sehat. Semuanya untuk tujuan membangun sistem kepartaian yang sehat, kuat dan demokratis," tutur Ketua DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, kepada detikcom, Senin (31/10/2011).
Menurut mereka usulan pemerintah tak lain adalah proyek penyederhaan parpol. Yang tentu saja disuarakan parpol besar yang tidak menginginkan eksistensi partai menengah dan partai kecil.
"Usulan pemerintah ini adalah menjadi bukti bahwa Partai Demokrat, Partai Golkar, dan dibantu PDIP ingin menjalankan proyek penyederhanaan atau mengurangi jumlah partai politik melalui berbagai cara. Tujuannya agar mereka terus dapat melanggengkan kekuasaan politiknya, karena dengan PT yang terlalu tinggi dan jumlah kursi per dapil diperkecil menjadi 3 - 6 akan menutup peluang regenerasi bagi tumbuhnya partai politik baru," keluhnya.
Padahal, menurutnya, tidak mungkin partai politik baru dapat berkompetisi secara sejajar dengan partai lama. Selain karena soal sumber daya partai, baginya ide penyederhanaan parpol itu sama saja membunuh demokrasi.
Karena itu PAN yang anggota koalisi merasa tak lagi merasakan manfaat setgab koalisi. Baginya sudah saatnya enam parpol ini memperjuang eksistensinya yang tengah diancam partai besar.
"Rasanya sudah tidak ada Setgab atau koalisi partai di pemerintah. Yang terjadi adalah pertarungan riil antara partai politik besar yang akan membangun tirani mayoritasnya dengan partai politik kecil dan menengah yang memperjuangkan hidup dan eksistensinya," tandasnya.
Editor : Risma
Blog Berita Indonesia









